Kurangnya Kesadaran Masyarakat terhadap Lingkungan
Kebersihan lingkungan
merupakan hal yang tak terpisahkan dari kehidupan manusia dan merupakan unsur
yang fundamental dalam ilmu kesehatan dan pencegahan. Yang dimaksud dengan
kebersihan lingkungan adalah menciptakan lingkungan yang sehat sehingga tidak
mudah terserang berbagai penyakit seperti demam berdarah, muntaber dan lainnya.
Ini dapat dicapai dengan menciptakan suatu lingkungan yang bersih indah dan
nyaman.
Di agama Islam juga diajarkan mengenai kebersihan lingkungan mencangkup kebersihan makan, kebersihan minum, kebersihan rumah, kebersihan sumber air, pekarangan dan jalan. Ini semua sesuai dengan hadits Nabi Muhammad SAW yaitu kebersihan adalah sebagian dari pada iman.
Kebersihan akan lebih
menjamin kebersihan seseorang dan menyehatkan. Kebersihan tidak sama dengan
kemewahan, kebersihan adalah usaha manusia agar lingkungan tetep sehat terawat
secara kontinyu.
Berbicara mengenai lingkungan hidup, tentunya
tidak lepas dari kegiatan manusia itu sendiri. Karena baik tidaknya ataupun
lestari tidaknya suatu lingkungan hidup ditentukan oleh bagaimana manusia
merawat lingkungan yang menempatinya.
Kesadaran masyarakat Indonesia akan kebersihan
serta kelestarian lingkungannya masih terbilang rendah. Hal ini dibuktikan
dengan masih banyak lingkungan yang tercemar di sekitar masyarakat, seperti :
sungai Badung, kampung Jawa di beberapa titik di Bali, desa Selisihan
di Klungkung, desa-desa di Jembrana, desa Kaliasem di Singaraja, dan
lainnya. Daerah-daerah tersebut tercemar tak lain dikarenakan oleh aktivitas
masyarakat sendiri. Kegiatan-kegiatan masyarakat yang dilakukan secara terus
menerus dan perlahan dapat merusak lingkungan adalah sebagai berikut :
1. Membuang
sampa di sungai
2. Membakar
sampah
3. Membuang limbah pabrik ke
sungai tanpa pengolahan yang benar dan tepat
4. Penggunaan
AC dan elektronik serupa yang berlebihan
5. Penggunaan
kendaraan bermotor.
6. Penebangan
pohon sembarang
7. Memburu
satwa-satwa langka
8. Pembukaan lahan
berpindah
Pemerintah telah membuat peraturan
perundang-undangan yang mengatur tentang permasalahan lingkungan, termasuk
dengan tidak membuang sampah sembarang. Namun, masyarakat masih saja banyak yang
melanggar aturan tersebut. Dan buruknya lagi, pemerintah tak mengambil
tindakana tegas pada kelakuan masyarakatnya tersebut. Maka dari itu, tak
salahlah apabila lingkungan menjadi kotor dan tak terawat. Selain itu, adapun
beberapa dampak yang ditimbulkan apabila masyarakat tidak merawat dan menjaga
lingkungan dengan tepat.
Dampak Terhadap Kesehatan
Pembuangan sampah yang tidak pada tempatnya apat menimbulkan
berbagai macam permasalahan kesehatan, sebagai berikut.
a. Penyakit diare,
kolera, tifus menyebar dengan cepat karena virus yang berasal dari sampah dengan pengelolaan tidak tepat dapat bercampur dengan air minum.
b. Penyakit
DBD dapat juga meningkat dengan cepat di daerah yang pengelolaan sampahnya kurang memadai.
c. Penyakit
jamur dapat juga menyebar ( misalnya jamur kulit ).
d. Sampah beracun. Seperti yang
dilaporkan bahwa di Jepang kira – kira 40.000 orang meninggal akibat
mengkonsumsi ikan yang telah terkontaminasi oleh raksa ( Hg ). Raksa ini
berasal dari sampah yang dibuang ke laut oleh pabrik yang memproduksi baterai
dan akumulator.
Dampak Terhadap Lingkungan
Sampah dapat mencemari lingkungan perairan,
daratan, dan udara. Cairan terhadap rembesan sampah yang masuk kedalam drainase
atau sungai akan mencemari air. Berbagai organisme termasuk ikan dapat mati
sehingga beberapa spesies akan lenyap dan hal ini mengakibatkan berubahnya
ekosistem perairan biologis. Sampah-sampah yang bertebaran dan menumpuk akan
mengotori daratan. Sampah-sampah udara berupa karbon monoksida dan lainnya juga
dapat menyebabkan pencemaran udara yang berakibat buruk pada lapisan ozon.
Kementerian Lingkungan hidup mencatat
rata-rata penduduk Indonesia menghasilkan sekitar 2,5 liter sampah per hari
atau 625 juta liter dari jumlah total penduduk. Kondisi ini akan terus
bertambah sesuai dengan kondisi lingkungannya."Setiap hari masing-masing
orang menghasilkan 2,5 liter sampah, kalkulasikan dengan jumlah penduduk,"
kata Menteri Lingkungan Hidup.
Untuk mencegah hal-hal buruk terjadi
kedepannya, harus dimulai dari kesadaran kita sendiri. Mengapa kita harus
merawat dan melestarikan lingkungan ? Mengapa kita harus mengelola sampah
dengan baik ? Tak lain adalah untuk kenyamanan diri kita sendiri. Dengan adanya
kesadaran kita sendiri dan mau turut berpartisipasi menjaga lingkungan dan
melestarikannya, maka tak disangkal lagi kebersihan lingkungan akan terwujud.
Sumber:
http://sintianaliza.blogspot.com/
http://laila-kebersihanlingkungan.blogspot.com/

Terima kasih atas Infonya
BalasHapusSama sama ,semoga bermanfaat
HapusTerima kasih infonya...
BalasHapusSama sama ,semoga bermanfaat
HapusSangat bermanfaat terimaksih
BalasHapusSama-sama
HapusInfonya sangat bermanfaat, terimakasih
BalasHapusSama-sama
HapusSangat bermanfaat terimakasih
BalasHapusSama-sama
Hapus